Mata Juling Pada Bayi, Normalkah?

Celupin.com – Bayi yang sehat sempurna merupakan dambaan setiap orang tua, tidak terkecuali pada bagian matanya. Terkadang orang tua akan kecewa ataupun bingung ketika mendapati mata anak dalam keadaan juling. Namun sebenarnya kalian tidak perlu khawatir akan hal tersebut. Kondisi mata juling pada bayi yang baru lahir merupakan hal yang normal.

Perlu diketahui meski sudah bisa melihat, namun fokus mata bayi yang baru lahir belum terlalu baik. Hal inilah yang menyebabkan mata bayi tersebut terlihat sedikit juling.

Satu yang perlu dipahami, seiring berlajannya waktu, umumnya bayi berusia 3 hingga 4 bulan sudah tidak mengalami juling lagi. Alasannya pun cukup sederhana. Daya penglihatan bayi sudah lebih baik dan lebih fokus.

Namun demikian jika bayi tetap juling hingga usia 6 bulan, sebaiknya kalian segera memeriksakan bayi pada dokter. Selain untuk mengetahui penyebabnya, dokter juga akan merekomendasikan pengobatan yang tepat untuk si buah hati.

Selain itu, jika setelah umur 6 bulan bayi terlihat juling, padahal awalnya ia terlahir normal maka hal ini juga harus diperiksakan ke dokter mata. Utamanya ke dokter mata yang menangani kesehatan mata anak. Kasus seperti ini dinamakan strabismus yang didapat (acquired).

Umumnya gejala strabismus tersebut akan jauh menampakkan gejalanya saat anak menginjak usia di atas 1 tahun. Selain itu ada lagi kasus juling yang tersembunyi. Berbeda dari jenis juling sebelumnya, pada kasus ini saat bayi atau anak bermain matanya terlihat biasa.

Kondisi juling baru terlihat saat mereka sedang melamun. Jika kalian menemukan kasus ini, periksakan segera ke dokter kepercayaan kalian. Jangan lupa untuk memberi informasi sedetail mungkin terkait riwayat kesehatan bayi dan keluarga.

Ibu dapat membantu bayi juling yang normal dengan melatihnya dengan menggunakan mainan yang menarik perhatian. Caranya pun cukup mudah, tinggal letakkan mainan dengan jarak yang tidak terlalu dekat dengan bayi, sekitar 25-30 cm. Dan yang cukup penting adalah makanan, karena ada beberapa makanan yang tidak boleh untuk bayi lho.

Selanjutnya arahkan mainan ke kiri dan ke kanan sehingga pandangan bayi akan menyesuaikan mainan yang sedang dimainkan oleh ibu. Setelah otot-otot matanya menjadi lebih kuat maka mata bayi akan berada pada posisi normal.

Baca Juga
Leave A Reply

Your email address will not be published.