Mengenal Tinnitus, Gejala Telinga Berdengung

Celupin.com – Kalian pernah mengalami suara mendengung yang datang secara tiba-tiba? Kalau iya berarti Kalian pernah mengalami gejala yang disebut dengan tinnitus. Gejala dadakan ini dapat terjadi tanpa mengenal tempat dan waktu. Lebih lengkap lagi, tinnitus merupakan persepsi suara yang datang di salah satu ataupun kedua telinga sekaligus dengan sumber suara yang tidak jelas.

Jenis suara yang datang pun beragam, ada yang terdengar seperti desisan, dengungan hingga suara dengan volume yang dapat membuat telinga kurang nyaman.

Dari sekitar 50% pria dan wanita yang berusia lebih dari 60 tahun yang mengalami gangguan pendengaran, ternyata sekitar 10%nya mengalami gejala tinnitus.

Terdapat cara kuno yang dipercaya dapat menghentikan tinnitus secara efisien. Cara tersebut tidak lain adalah meniupkan udara pada ujung celah dan kemudian diletakkan di telinga.

Bagaimapun pengobatannya, tentu mencegah tetap lebih baik daripada mengobati. Beberapa hal yang dapat mengurangi timbulnya tinnitus adalah dengan mengurangi asupan garam, kafein dan nikotin.

Selain itu memonitor tekanan darah, mengurangi kelelahan dan mengelola stres dapat bermanfaat meminimalisir terjadinya tinnitus. Jika Kalian sering mengalami gejala telinga berdengung, cobalah beberapa hal di atas.

Satu yang wajib dipahami, tinnitus hanyalah symptom semata dan bukan merupakan suatu penyakit. Bisa jadi keadaan ini merupakan gejala dari gangguan kesehatan yang lebih serius.

Karena itulah mencari penyebab tinnitus sangatlah penting sebelum memutuskan jenis pengobatan apa yang perlu dilakukan. Namun demikian, perlu diketahui bahwasanya tidak ada obat tunggal untuk mengatasi masalah tinnitus.

Beberapa antidepresan dan obat anti kecemasan yang tersedia mungkin dapat membantu sebagian penderita tinnitus. Ada pula pil baru yang didesain untuk memperlambat pertumbuhan sel-sel yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan tinnitus.

Selain dengan obat, ada beberapa cara lain yang dapat membantu mengatasi tinnitus. Salah satunya dengan menggunakan terapi musik.

Banyak pasien tinnitus yang menemukan bahwa terapi musik telah membawa dampak yang baik. Salah satu manfaatnya adalah dapat menenangkan limbic system.

Sebuah sebutan untuk prosesor emosi yang terdapat pada otak. Pengobatan lain dapat dilakukan dengan konseling dan manajemen stres. Semoga bermanfaat!

Baca Juga
Leave A Reply

Your email address will not be published.